Detik-detik Ledakan di Mal Taman Anggrek, Terdengar Suara Mendesis

Detik-detik Ledakan di Mal Taman Anggrek, Terdengar Suara Mendesis

Detik-detik Ledakan di Mal Taman Anggrek, Terdengar Suara Mendesis

Detik-detik Ledakan di Mal Taman Anggrek, Terdengar Suara Mendesis

AGEN SBOBET TERPECAYA – Ledakan diduga akibat kebocoran pipa gas, terjadi di Mal Taman Anggrek, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu 20 Februari 2019, sekitar pukul 10.30 WIB. Kepolisian membeberkan awal mula kejadian, sampai terjadi ledakan yang membuat enam orang luka-luka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan keterangan saksi bernama Fauzi, sekitar pukul 10.15 WIB, dia mendengar suara mendesis di sana. Suara berasal dari Depot Betawi, salah satu gerai makanan. “Mendengar suara mendesis di atas counter Depot Soto Betawi,” ujar Argo, saat dikonfirmasi wartawan, hari ini.

Asal suara mendesis itu lantas dicari. Setelah ditemukan, ternyata suara desis berasal dari pipa gas. Pipa gas lantas dimatikan, tetapi ternyata suara mendesis masih ada. Kemudian, sekitar pukul 10.20 WIB, terjadi ledakan. Lalu,  sekira pukul 12.15 WIB tim Gegana Polda Metro Jaya tiba di lokasi. Ledakan diduga berasal dari pipa gas.

Saat ini, aktivitas di mal tersebut sudah berjalan seperti sedia kala. Hanya, bagian food court belum beroperasi normal dan masih diberi garis polisi. Akibat ledakan itu, membuat 40 gerai di area food court rusak. “Mengalami kerusakan berat,” kata Argo.

Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti kebocoran pipa gas. “Hasil investigasi dari tim Gegana PMJ bahwa ledakan terjadi akibat kebocoran saluran pipa gas Depot Betawi,” kata Argo.

Sebelumnya, polisi menyebutkan ledakan di Mal Taman Anggrek diduga berasal dari pipa gas salah satu gerai makanan di food court yang terletak di lantai empat. Untuk memastikan penyebab kebocoran pipa gas, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri.

“Dugaan sementara, dari saluran pipa gas,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Duren, Ajun Komisaris Polisi Rensa Aktadivia saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 20 Februari 2019. (asp)